Senin, 05 Juli 2021

Health Ministry turns to telemedicine for COVID-19 as hospitals struggle


SEPUTARBERITA
.Pemerintah akan memberikan layanan telemedicine gratis kepada pasien virus corona dengan gejala ringan, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada hari Senin, dalam upaya untuk mengurangi tekanan pada sektor kesehatan yang dibanjiri oleh rekor jumlah kasus COVID-19. Dengan catatan sebagian besar hari minggu lalu dan kematian


melebihi 500 pada beberapa di antaranya, negara ini memerangi salah satu epidemi COVID-19 terburuk di Asia, didorong oleh varian Delta yang sangat menular yang pertama kali diidentifikasi di India. Layanan jarak jauh akan disediakan mulai Selasa oleh perusahaan telehealth seperti Alodokter dan Halodoc dan akan mencakup konsultasi gratis dan pengiriman obat, kata Budi dalam konferensi pers.



Pasien positif COVID-19 bisa mendapatkan pelayanan medis tepat waktu tanpa harus mengantri di rumah sakit, sehingga rumah sakit bisa diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang, berat, dan kritis," ujarnya.



Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada hari Senin mengatakan pengeluaran kesehatan akan dinaikkan lagi menjadi Rp 193,93 triliun ($ 13,39 miliar) untuk perawatan, pengujian, penelusuran, obat-obatan, vaksin, dan pelindung virus corona.Agen Poker



gigi. Hunian tempat tidur rumah sakit mencapai 75 persen secara nasional pada 2 Juli, kata kementerian kesehatan, tetapi beberapa rumah sakit di pulau Jawa terpadat telah melaporkan kapasitas lebih dari 90 persen, termasuk di ibu kota Jakarta.AGENDOMINO 



Kekurangan oksigen juga telah dilaporkan, yang oleh pihak berwenang dikaitkan dengan hambatan distribusi dan kapasitas produksi yang terbatas. Rumah Sakit Sardjito di Jawa mengatakan 63 pasien meninggal setelah hampir kehabisan oksigen pada akhir pekan, meskipun seorang juru bicara tidak dapat menentukan apakah semuanya adalah pasien virus corona.

0 komentar:

Posting Komentar