SEPUTARBERITAMalaysia telah mendeteksi kasus pertama varian virus corona Omicron di negara itu, kata menteri kesehatan Khairy Jamaluddin pada hari Jumat. Itu terdeteksi pada pengunjung asing dari Afrika Selatan yang tiba di Malaysia melalui Singapura pada 19 November, katanya. Pada hari Kamis, Singapura
mendeteksi dua kasus impor varian Omicron COVID-19, keduanya telah diisolasi, kata kementerian kesehatannya. Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk penumpang pada penerbangan yang sama dengan mereka yang terinfeksi, dan tidak ada bukti penularan komunitas, katanya dalam sebuah AGENDOMINO
pernyataan. Sebelumnya pada hari Rabu, Uni Emirat Arab mengumumkan kasus pertama yang diketahui dari varian COVID-19 baru Omicron, kantor berita negara WAM melaporkan. Varian tersebut terdeteksi pada seorang wanita Afrika yang telah melakukan perjalanan dari negara Afrika dan transit melalui negara
Arab, kata WAM. Wanita itu telah menerima kedua dosis vaksin COVID-19. Otoritas kesehatan masyarakat telah menempatkannya dalam isolasi, serta mereka yang melakukan kontak dengannya, WAM melaporkan. UEA adalah negara Teluk kedua yang mendeteksi kasus varian baru, setelah Arab Saudi Agen Pokec
mengumumkan kasus pertamanya pada Rabu. Pekan lalu, UEA menangguhkan masuknya pelancong dari Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe, Botswana, dan Mozambik sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran Omicron.





0 komentar:
Posting Komentar