Sabtu, 18 Desember 2021

Hewan Terlupakan Diselamatkan Pasca Erupsi Semeru


SEPUTARBERITA
Saat tim penyelamat menyisir lanskap yang tertutup abu mencari orang-orang setelah Gunung Semeru meletus awal bulan ini, para relawan mencari korban selamat yang lebih rentan: kucing, sapi, dan hewan lainnya. Bencana itu menewaskan 48 orang, menurut jumlah korban terbaru, dan tim penyelamat masih 


mencari mayat di lumpur dan puing-puing. Saat abu mematikan menghancurkan desa-desa di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, setidaknya 767 sapi juga mati, sementara 648 domba terbunuh di kandang dan ribuan ayam terkubur oleh semburan lumpur, menurut pihak berwenang. Satria Wardhana bersama tim AGENDOMINO


yang terdiri dari 15 orang relawan dari Center for Orangutan Protection (COP), sejauh ini telah menyelamatkan dan merawat 76 ekor sapi serta puluhan kambing dan domba yang ditinggalkan warga yang mengungsi. "Kami hanya mengevakuasi hewan yang memiliki pemiliknya. Untuk piatu, jika terluka, 


kami langsung merawatnya di tempat," kata Satria kepada AFP di Curah Kobokan, desa yang paling dekat dengan gunung berapi. Tim mengevakuasi dua ekor kambing yang pemiliknya mati dan membakar bangkai kambing untuk mencegah penyebaran penyakit. "Kami juga ... memberi makan hewan yang 


selamat, seperti ayam, anjing dan kucing," kata Satria, yang bekerja di divisi penyelamatan bencana di COP. Sapi, kambing, domba dan kucing yang selamat mengalami luka seperti luka bakar di telinga danAgen Poke 


kaki mereka, kata dokter hewan COP Dian Tresno Wikanti. "Telinga mereka tidak berbulu karena mudah terbakar. Banyak hewan lain juga menderita batuk," katanya. "Beberapa dari mereka juga stres dan ada kambing yang keguguran. Hewan-hewan ini ... dehidrasi karena panas di sini.

0 komentar:

Posting Komentar