SEPUTARBERITAIndonesia pada hari Kamis melanjutkan patroli maritim bersama Jawline-Arafura dengan Australia setelah membersihkan apa yang tampaknya merupakan campur aduk informasi tentang intersepsi dan
penenggelaman kapal penangkap ikan Indonesia yang diduga tertangkap melakukan perburuan di lepas pantai utara Australia Barat. Laporan insiden tersebut memicu perdebatan baru antara tetangga awal pekan AGENDOMINO
ini, dengan seorang pejabat maritim Australia menuduh Jakarta gagal menyediakan kebutuhan bagi para nelayannya, yang pada gilirannya mendorong mereka untuk tersesat ke perairan Australia untuk mencariAgen Poke
ikan. Kedua belah pihak sejak itu memilah informasi yang salah sehubungan dengan insiden tersebut dan melanjutkan patroli bersama mereka





0 komentar:
Posting Komentar