SEPUTARBERITAPejabat China memerintahkan lebih dari 70 tambang di Mongolia Dalam untuk meningkatkan produksi batu bara hampir 100 juta ton saat negara itu berjuang melawan krisis listrik dan kekurangan batu bara terburuk dalam beberapa tahun. Langkah ini merupakan upaya terbaru oleh otoritas China untuk
meningkatkan pasokan batu bara di tengah rekor harga tinggi dan kekurangan listrik yang telah menyebabkan penjatahan listrik di seluruh negeri, melumpuhkan output industri. Peningkatan yang diusulkan akan mencapai hampir 3 persen dari total konsumsi batubara termal China. Dalam AGENDOMINO
pemberitahuan mendesak tertanggal 7 Oktober, departemen energi regional Mongolia Dalam meminta kota Wuhai, Ordos dan Hulunbuir, serta Liga Xilingol, atau prefektur, untuk memberi tahu 72 tambang bahwa mereka dapat segera beroperasi pada kapasitas yang lebih tinggi yang ditetapkan, asalkan mereka
memastikan produksi yang aman. Seorang pejabat di biro energi kawasan itu mengkonfirmasi pemberitahuan itu tetapi menolak mengatakan berapa lama peningkatan produksi akan berlangsung. Pemberitahuan itu menyusul pertemuan pada hari yang sama di mana otoritas regional memetakan
langkah-langkah untuk pasokan energi musim dingin sebagai tanggapan atas mandat dari Dewan Negara, atau Kabinet China, lapor Harian Mongolia Dalam yang dikelola pemerintah, Jumat. "Satuan tugas batu bara (pemerintah) akan mendesak para penambang untuk meningkatkan produksi tanpa
kompromi, sementara tim tugas tenaga listrik harus memiliki jaminan perusahaan pembangkit untuk memenuhi permintaan listrik dan pemanas musim dingin," kata surat kabar itu. "Ini menunjukkan pemerintah serius dalam meningkatkan produksi batu bara lokal untuk mengurangi kekurangan," kata
seorang pedagang yang berbasis di Beijing, yang memperkirakan peningkatan produksi mungkin memakan waktu hingga dua hingga tiga bulan untuk terwujud. 72 tambang yang terdaftar oleh biro energi Mongolia Dalam, yang sebagian besar merupakan tambang terbuka, sebelumnya memilikiAgen Poker
kapasitas tahunan resmi sebesar 178,45 juta ton. Pemberitahuan tersebut mengusulkan agar mereka meningkatkan kapasitas produksi mereka sebesar 98,35 juta ton, menurut perhitungan Reuters. "Ini akan membantu mengurangi kekurangan batu bara tetapi tidak bisa menghilangkan masalah ini," kata Lara Dong, direktur senior IHS Markit.





0 komentar:
Posting Komentar