Rabu, 18 Agustus 2021

Korban tewas sejak kudeta Myanmar mencapai 1.000, kata kelompok aktivis


SEPUTARBERITA
Korban tewas akibat kudeta 1 Februari di Myanmar mencapai 1.000 pada hari Rabu, menurut seorang pejabat kelompok aktivis Asosiasi Tahanan Politik (AAPP), yang telah merekam pembunuhan oleh pasukan keamanan. Seorang juru bicara junta yang berkuasa tidak menanggapi panggilan untuk meminta 


komentar. Otoritas militer sebelumnya mengatakan angka AAPP, yang banyak dikutip oleh organisasi internasional, dilebih-lebihkan. Tentara juga mengatakan sejumlah anggota pasukan keamanan telah tewas. AAPP tidak memasukkan mereka dalam hitungannya. "Menurut catatan AAPP, 1.001 orang takAGENDOMINO 


bersalah telah tewas," kata sekretaris AAPP Tate Naing kepada Reuters. "Jumlah korban sebenarnya jauh lebih tinggi." Negara Asia Tenggara itu telah tenggelam dalam kekacauan sejak kudeta, dengan protes berlanjut setiap hari, pemberontakan berkobar di daerah perbatasan dan pemogokan yang meluas yang 


telah merusak ekonomi. Tentara menggulingkan pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi, menuduh penyimpangan dalam pemilihan yang disapu oleh partai Liga Nasional untuk Demokrasi pada NovemberAgen Poker  


2020. Komisi pemilihan dan pemantau internasional saat itu mengatakan tuduhan tentara itu salah. Otoritas militer mengatakan perebutan kekuasaan mereka tidak boleh disebut kudeta karena itu sejalan dengan konstitusi

0 komentar:

Posting Komentar