SEPUTARBERITAPemerintah telah berjanji untuk merawat ribuan anak yatim piatu akibat pandemi COVID-19, di tengah terungkapnya pendataan yang tidak memadai sehingga masalah sosial yang berkembang ini tidak dapat ditangani dengan baik. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga
mengatakan pada hari Senin bahwa 4.287 anak telah kehilangan setidaknya satu orang tua karena COVID-19, menurut data kementerian dari hari Minggu. Data tersebut dikumpulkan oleh lembaga regional kementerian melalui aplikasi seluler Rapid Pro, yang dikembangkan bersama United Nations Children's AGENDOMINO
Fund (UNICEF). Tetapi kumpulan data aplikasi tidak mencerminkan angka sebenarnya karena informasinya dilaporkan sendiri. Bintang mengakui, saat ini belum ada database nasional yang bekerja tentang anak yatim, tetapi mengatakan kementerian telah mempercayakan tugas pengumpulan informasi
ini kepada gugus tugas COVID-19 nasional. “Ada batasan nasional dalam gugus tugas untuk mengumpulkan data pasien virus corona dewasa yang meninggalkan anak. Pada 13 Agustus, Kementerian mengirimkan surat kepada satgas yang meminta agar data anak yatim piatu COVID-19 diintegrasikanAgen Poker
dengan data lain di situs web satgas,” kata Menkeu kepada DPR dalam rapat dengar pendapat. Terlepas dari data yang tersebar, menteri mengatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah daerah dalam menyediakan kebutuhan psikososial 1.500 anak yang kehilangan setidaknya salah satu orang tua atau pengasuhnya karena COVID-19.






0 komentar:
Posting Komentar