SEPUTARBERITAKelompok ekstremis di balik pemboman Bali sedang merencanakan serangan baru selama perayaan hari kemerdekaan Indonesia minggu ini, kata polisi Jumat, mengutip militan yang ditangkap dalam penumpasan yang menjaring puluhan tersangka. Pasukan anti-terorisme Polri Densus 88 menangkap 53
tersangka ekstremis di hampir selusin provinsi di seluruh negara mayoritas Muslim terbesar di dunia selama seminggu terakhir, kata pihak berwenang. Beberapa tersangka mengakui bahwa organisasi mereka Jemaah Islamiyah (JI) -- kelompok teror di balik bom Bali 2002 -- telah merencanakan serangan selama AGENDOMINO
liburan hari kemerdekaan awal pekan ini, kata mereka. "JI sedang merencanakan serangan teror pada hari kemerdekaan, menurut beberapa tersangka," kata juru bicara Polri Kombes. kata Argo Yuwono kepada wartawan di Jakarta, Jumat. Yuwono tidak merinci dugaan plot tersebut tetapi mengatakan polisi menyita
senjata dan amunisi dari para tersangka, yang awalnya ditangkap atas tuduhan terkait dengan penggalangan dana untuk kelompok tersebut. JI hampir dibongkar oleh pihak berwenang setelah bom menghancurkan klub malam di pulau liburan itu hampir dua dekade lalu, menewaskan lebih dari 200Agen Poker
orang termasuk sejumlah turis dalam serangan teror paling mematikan di Indonesia. Tetapi organisasi tersebut telah membangun kembali dan pemimpin spiritualnya Abu Bakar Bashir dibebaskan dari penjara tahun ini setelah menjalani hukuman atas tuduhan terkait teror. "Operasi ini bertujuan untuk membongkar
dan melelahkan JI," kata seorang pejabat kontra-teror yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada AFP. "Mereka telah tumbuh lagi dengan merekrut, mengumpulkan uang, dan meningkatkan logistik dan senjata mereka.





0 komentar:
Posting Komentar