Selasa, 17 Agustus 2021

Iran mengatakan kedutaannya di Kabul tetap buka


SEPUTARBERITA
Kedubes Iran di Kabul, ibu kota Afghanistan, tetap buka dan aktif sepenuhnya, lapor media pemerintah pada Selasa, sehari setelah Teheran menyambut "kegagalan militer" musuh bebuyutannya Amerika Serikat saat menarik pasukannya dari Afghanistan. Laporan itu muncul ketika banyak negara mengevakuasi staf 


kedutaan mereka dari Kabul karena kekhawatiran atas situasi keamanan setelah gerilyawan Taliban merebut kota itu, mendorong ribuan orang memadati bandara dalam upaya untuk melarikan diri dari negara itu. Muslim Syiah Iran telah lama menjadi musuh Taliban Muslim Sunni garis keras di negara AGENDOMINO 


tetangga Afghanistan, tetapi dalam beberapa tahun terakhir para pejabatnya secara terbuka bertemu dengan para pemimpin Taliban. Pada bulan Juli, Teheran menjadi tuan rumah pertemuan perwakilan pemerintah Afghanistan saat itu dan komite politik tingkat tinggi Taliban. "Kedutaan Republik Islam Iran di Kabul sepenuhnya terbuka dan aktif. Konsulat Jenderal Iran di Herat juga terbuka dan aktif," kata juru 


bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh, seperti dikutip kantor berita resmi IRNA. Dia tidak menguraikan. Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan pada hari Senin bahwa "kegagalan militer" Amerika Serikat di Afghanistan dan penarikan pasukannya menawarkan kesempatan untuk membangun Agen Poker


perdamaian abadi di negara yang dilanda perang itu. Taliban telah memerintahkan pejuang mereka untuk menjaga disiplin dan tidak memasuki gedung diplomatik atau mengganggu kendaraan kedutaan, kata seorang pejabat senior kelompok itu, Selasa. Pada hari Minggu, Khatibzadeh mengatakan Iran telah menghentikan kegiatan di konsulatnya di kota-kota Afghanistan, Mazar-i-Sharif, Jalalabad, dan Kandahar.

0 komentar:

Posting Komentar