Minggu, 15 Agustus 2021

Ferry di Makassar Jadikan Pusat Isolasi Terapung untuk Pasien COVID-19


SEPUTARBERITA
Sebuah kendaraan dengan sirene berkedip dan tulisan "Makassar COVID Hunter" di sampingnya berhenti di sebuah kapal yang berlabuh di dermaga di kota pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, dan pasien COVID-19 bertopeng membawa tas naik ke kapal. Kapal yang diberi nama KM Umsini ini biasa melintasi AGENDOMINO 


rute yang mengangkut hingga 2.000 penumpang antar kota di Sulawesi. Kini, telah berubah menjadi pusat isolasi pasien COVID-19 dengan gejala ringan, di tengah penyebaran varian virus corona Delta yang sangat menular. Lebih dari 800 tempat tidur telah dipasang dan enam puluh pekerja medis bergiliran 


membantu pasien pulih. Para pasien harus menghabiskan 10 hari dalam isolasi, selama waktu itu mereka menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan dapat mengambil bagian dalam latihan musik dan memancing dari dek kapal. “Saya memilih mengisolasi di sini karena menurut saya ini unik dan baru di Makassar,” kata salah satu pasien, Mitha Andriyanti. "Lokasinya juga jauh dari kota, jadi kita tidak akan menyebarkan virus corona ke orang lain.Agen Poker 


Indonesia, yang memiliki salah satu epidemi COVID-19 terburuk di Asia, menerapkan mobilitas terbatas di pulau Jawa dan Bali pada awal Juli untuk membendung penyebaran varian Delta, dan sejak itu memperluasnya ke daerah lain dengan tingkat infeksi tinggi. Hal ini berdampak pada lebih dari 8,8 juta 


orang yang tinggal di provinsi Sulawesi Selatan, tempat Makassar berada. Makassar telah mengalami lonjakan kasus COVID-19 sejak awal Juli, yang harus diatasi dengan persediaan dan fasilitas yang terbatas.

0 komentar:

Posting Komentar