Sabtu, 01 Mei 2021

Polisi menyita sabu senilai $ 82 juta, menangkap 17 tersangka


SEPUTARBERITA
 :Polisi Nasional mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menghancurkan jaringan penyelundupan narkoba yang memindahkan 2,5 ton metamfetamin ke negara itu dari Afghanistan, hasil tangkapan senilai sekitar $ 82 juta. Satu tersangka ditembak mati sementara 17 lainnya termasuk seorang Nigeria ditangkap 

dalam serangkaian penggerebekan polisi di Aceh dan Jakarta dalam beberapa pekan terakhir, kata mereka. Beberapa sabu telah ditempatkan di dalam wadah makanan dan kemudian disembunyikan di perahu atau loker di darat. Hasil tangkapan itu ditampilkan dalam tumpukan pada konferensi pers Jakarta, Rabu. 

Beberapa tersangka yang ditangkap sudah di penjara karena pelanggaran narkoba termasuk sejumlah yang dihukum mati karena perdagangan narkoba di bawah undang-undang narkoba negara yang keras, kata polisi, tanpa memberikan rincian. Para tersangka yang dipenjara adalah pemain kunci dalam jaringan AGENDOMINO

narkoba dari balik jeruji besi, tambah mereka. Indonesia telah menjadi tujuan utama dan titik transit peredaran narkoba internasional. Pada 2018, polisi mengatakan dua patung terpisah mengakibatkan penyitaan sekitar tiga ton sabu yang berasal dari Taiwan. Bulan ini, 13 anggota jaringan perdagangan Agen Poker

manusia, termasuk tiga warga Iran dan seorang Pakistan, dijatuhi hukuman mati karena menyelundupkan 400 kilogram (880 pon) sabu ke negara itu. Beberapa warga negara asing dan Indonesia telah dieksekusi oleh regu tembak dalam beberapa tahun terakhir karena perdagangan narkoba, termasuk warga Australia Andrew Chan dan Myuran Sukumaran pada tahun 2015.

0 komentar:

Posting Komentar