SEPUTARBERITAPembuat Covid Jab, BioNTech, Senin mengatakan akan membangun kantor pusat Asia Tenggara dan lokasi manufaktur di Singapura untuk memproduksi ratusan juta vaksin berbasis mRNA per tahun. Pembangunan situs akan dimulai tahun ini, dan bisa beroperasi pada 2023, kata perusahaan Jerman itu
dalam sebuah pernyataan. "Dengan fasilitas produksi mRNA yang direncanakan ini, kami akan meningkatkan kapasitas jaringan kami secara keseluruhan dan memperluas kemampuan kami untuk memproduksi dan mengirimkan vaksin dan terapi mRNA kami kepada orang-orang di seluruh dunia," kata AGENDOMINO
kepala eksekutif BioNTech Ugur Sahin. Vaksin yang diproduksi oleh BioNTech bekerja sama dengan Pfizer dari Amerika Serikat menjadi vaksin Covid-19 pertama yang disetujui untuk digunakan di Barat
akhir tahun lalu. Sekarang ini memasok lebih dari 90 negara di seluruh dunia, dan mengharapkan untuk meningkatkan produksinya hingga tiga miliar dosis pada akhir tahun dari 2,5 miliar dosis yang diharapkan sebelumnya. Kecepatannya akan semakin dipercepat hingga lebih dari tiga miliar dosis pada tahun 2022.Agen Poker
Teknologi genetik RNA Messenger melatih tubuh untuk mereproduksi protein lonjakan, mirip dengan yang ditemukan pada virus corona. Saat terkena virus yang sebenarnya nanti, tubuh mengenali protein lonjakan dan mampu melawannya. Perusahaan farmasi AS Moderna menggunakan teknologi yang sama untuk vaksinnya.






0 komentar:
Posting Komentar