SEPUTARBERITAIndonesia mengirim pasokan medis ke India, membantu negara Asia Selatan dengan kematian COVID-19 terbesar ketiga di dunia untuk memerangi lonjakan kasus COVID-19 yang menghancurkan sistem perawatan kesehatannya. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bantuan terdiri dari 200
konsentrator oksigen karena India menghadapi kekurangan oksigen untuk pasien yang dirawat di rumah sakit di tengah lonjakan COVID-19. Bantuan tersebut diharapkan akan diterima oleh Palang Merah India di Delhi pada hari Selasa. “Kami berharap bantuan tersebut dapat membantu India menangani pandemi,
karena kami mengikuti perkembangan situasi pandemi di India termasuk kebutuhan oksigen yang mendesak,” kata Retno dalam konferensi pers, Rabu. Bantuan tersebut, katanya, merupakan paket kedua menuju India setelah 1.400 tabung oksigen juga dikirim pada hari Senin. Ini juga berfungsi sebagai cara AGENDOMINO
bagi pemerintah Indonesia untuk membalas budi karena India secara konsisten memasok bahan baku obat, terutama selama kenaikan permintaan dan gangguan pada rantai pasokan global pada awal pandemi. Hingga saat ini, India telah menyumbang lebih dari 30 persen impor bahan baku jamu Indonesia, setelah
China dengan lebih dari 60 persen. Di sisi lain, India juga diyakini memegang kunci untuk segera mengakhiri pandemi karena negara tersebut merupakan produsen utama vaksin AstraZeneca. Hingga 22 Maret, India telah memasok 60,4 juta dosis vaksin ke 76 negara termasuk Indonesia, meski tak lama Agen Poker
kemudian menyatakan embargo untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri di tengah lonjakan kasus. “Indonesia berterima kasih atas dukungan India selama pandemi ini, sekarang saatnya menunjukkan dukungan kita,” kata Retno. Juru bicara satuan tugas COVID-19 Wiku Adisasmito memperingatkan masyarakat Indonesia untuk tetap waspada karena negara itu bisa berakhir seperti India, terutama setelah pihak berwenang Indonesia mengatakan mereka berhasil menekan jumlah kasus baru serendah mungkin.






0 komentar:
Posting Komentar